Hukum bacaan Mad dan Waqaf (3)

Pada posting sebelumnya telah dibahas tentang Mad Tabi'i dan Mad Far'i, kini akan dibahas tentang  Waqaf.
Menurut bahasa, waqaf artinya berhenti. Di dalam membaca Al-Qur’an terdapat aturan bacaan-bacaan yang harus dibaca waqaf (berhenti) maupun dibaca wasal (berlanjut). Di dalam Al-Qur’an telah terdapat tanda-tanda yang memudahkan kita dalam mewaqafkan bacaan.
Tanda-tanda yang terdapat di dalam Al-Qur'an adalah م, ج, قلى, صلى, لا, سكته ,عPerhatikan penjelasannya sebagai berikut 
Tanda-tanda Waqaf
No Tanda Waqaf Nama Keterangan
1. م Waqaf Lazim Harus berhenti pada lafal yang terdapat tanda waqaf tersebut.
2. ج Waqaf jaiz Lebih baik berhenti pada kata yang terdapat tanda waqaf tersebut, namun boleh juga disambung dengan kata berikutnya.
3. قلى Al-Waqful Ula Lebih baik berhenti pada lafal yang terdapat tanda waqaf tersebut.
4. صلى Al-Waslul Ula Lebih baik disambung pada lafal yang terdapat tanda waqaf tersebut.
5. Waqaf mu’anaqah Boleh berhenti pada salah satu kata yang terdapat tanda waqaf tersebut
6. لا La waqfa fih
disebut juga waqaf mamnu’
Larangan berhenti pada lafal yang terdapat tanda waqaf tersebut, kecuali jika tanda tersebut terdapat pada akhir ayat
7. سكته Saktah Berhenti sebentar tanpa mengambil napas pada lafal yang terdapat tanda waqaf tersebut
8. ع Ruku’ Berhenti di akhir ayat-ayat tertentu/di akhir surah.


Share this article :
+
Previous
Next Post »
1 Komentar untuk "Hukum bacaan Mad dan Waqaf (3)"

Terima Kasih Sudah Berkomentar
 
Template By. Kunci Dunia
Back To Top