Selasa, Februari 12, 2013

Menghindari Perilaku Dendam dan Munafik

Perilaku dendam dan munafik adalah perilaku yang tercela. Islam memerintahkan agar umatnya menghindari sifat ini. Kita tidak diperbolehkan untuk memiliki rasa dendam di dalam hati.
Pada masa Rasulullah ada seorang tokoh yang terkenal kemunafikannya, yaitu Abdullah bin Ubay. Dalam perang Uhud ia berusaha memengaruhi teman-temannya untuk mundur dari perang. Atas hasutannya, sebanyak 300 orang mengundurkan diri dari perang. Mereka takut menghadapi perang tersebut. Perbuatan Abdullah bin Ubay hanya disebabkan karena pendapatnya tidak diterima oleh Nabi Muhammad saw.. Sebelum berperang, Rasulullah bermusyawarah dengan para sahabat. Musyawarah  itu memutuskan untuk perang terbuka. Kaum muslimin keluar dari kota Madinah menuju medan perang. Namun Abdullah bin Ubay mengusulkan agar kaum muslimin tetap bertahan di Madinah mengadang pasukan musuh. Pendapat Abdullah bin Ubay ini tidak disetujui, sehingga ketika hendak terjadi perang, Abdullah bin Ubay menghasut kawan-kawannya.
Dengan demikian, sikap ini adalah sikap tercela, karena Abdullah bin Ubay telah menyimpan dendam kepada Rasulullah sekaligus dikenal sebagai orang munafik.
Perilaku dendam dan munafik harus selalu kita hindari. Kita dapat menghindari sifat ini dalam kehidupan sehari-hari baik di dalam keluarga, sekolah dan masyarakat.
1. Di Keluarga
Di dalam keluarga, kita harus selalu menumbuhkan rasa saling mencintai dan penuh kasih sayang. Kita tidak boleh menaruh rasa dendam terhadap saudara kita sendiri. Apabila ada kesalahan dari salah seorang saudara kita, harus dimaafkan dan tidak diperboleh membalas dendam terhadap mereka.
Demikian pula, di dalam keluarga kita tidak boleh berkata dusta, mengingkari janji, maupun mengkhianati amanat yang diberikan kepada kita. Ketiga sifat ini jika kita lakukan akan menjerumuskan kita ke dalam kemunafikan.
2. Di Sekolah
Di dalam lingkungan sekolah pun, kita juga tidak diperbolehkan menyimpan rasa dendam terhadap warga sekolah. Sesama teman harus saling menjaga persahabatan. Pergaulan dengan teman di sekolah tidak boleh dikotori dengan sikap tercela seperti rasa dendam. Kita tidak boleh melakukan perbuatan yang memalukan dan merugikan, seperti tawuran pelajar. Perbuatan ini merupakan perilaku tercela yang biasanya dipicu dengan rasa dendam. Apabila rasa amarah disalurkan dalam kegiatan positif, seperti olahraga, bela diri, maupun ekstrakurikuler lainnya, akan lebih bermanfaat.
3. Di Masyarakat
Masyarakat adalah lingkungan yang sangat majemuk. Berbagai karakter ada di dalam masyarakat. Keharmonisan masyarakat sangatlah penting. Kita tidak boleh merusak keharmonisan tersebut dengan perbuatan tercela. Apabila kita memiliki rasa dendam dalam masyarakat, dapat menimbulkan perilaku anarkis, merusak ketentraman dan ketertiban masyarakat.
Hal-hal baik yang harus dilakukan untuk menghindari sifat dendam dan munafik adalah sebagai berikut.
1. Menyadari bahwa perbuatan dendam dan munafik sangat membahayakan.
2. Menahan diri dari rasa amarah, melecehkan maupun mengejek orang lain
3. Bersikap ramah, ceria dan sopan terhadap siapa saja.
4. Selalu bekerja dan berbuat kebaikan.
5. Menjaga tali silaturahmi dan persaudaraan
6. Membiasakan perilaku jujur kepada siapa saja pun, di mana pun dan kapan pun.
7. Memperdalam ilmu agama dengan mengikuti berbagai kegiatan keagamaan di masyarakat.


Judul: Menghindari Perilaku Dendam dan Munafik
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh Muhammad Nur'alim

1 komentar: